Showing posts with label Komputer. Show all posts
Showing posts with label Komputer. Show all posts

Wednesday, April 6, 2011

Dua perusahaan "Chip" Dunia Gabung


SAN FRANCISCO, KOMPAS.com — Texas Instruments Inc membeli National Semiconductor senilai 6,5 miliar dollar AS. Aksi akuisisi ini menjadi perkawinan dua produsen utama chip analog yang banyak digunakan dalam perangkat elektronik untuk mentransformasikan sinyal.
Dengan akuisisi ini, Texas Instruments Inc (TI) bakal mendapatkan perusahaan dengan sejarah panjang atau lebih dari 50 tahun di Silicon Valley. Selain terkenal dengan produk chip power-management, National Semiconductor juga memiliki tim penjualan yang sangat baik. "Jika dikombinasikan dengan produk TI, kami bisa menawarkan sebuat portofolio analog yang paling baik untuk pelanggan," ujar Rich Templeton, CEO TI.
Kesepakatan itu juga merupakan contoh terbaru dari konsolidasi di antara dua pemain besar di dunia teknologi seiring ledakan bisnis smartphone. Maklum, TI dan National Semiconductor telah lama menjadi musuh bebuyutan.
TI pun sepakat untuk membayar 25 dollar AS per saham. Harga ini 78 persen lebih tinggi dari nilai saham National Semiconductor, sesaat sebelum kesepakatan itu diumumkan.
Templeton mengatakan, akuisisi ini akan menciptakan penjualan yang baik bagi kedua belah pihak. "Tim penjulan perusahaan gabungan akan memiliki kekuatan sepuluh kali lebih besar dari tim penjualan National Semiconductor saat ini. Akuisisi ini menunjukkan kekuatan dan pertumbuhan," ujarnya.
TI yang berbasis di Dallas telah membuat sekitar 30.000 jenis chip analog dan menguasai 14 persen pangsa pasar. Sementara itu, National Semiconductor menguasai 3 persen pangsa pasar dan memiliki 12.000 produk chip. Tahun lalu, pasar chip di dunia mencapai 42 miliar dollar AS.

Sumber: Tekno Kompas

Isi Ulang Baterai Cukup Dijemur


KOMPAS.com — Zaman dulu banyak orang yang menjemur baterainya jika sudah mulai melemah atau habis dipakai agar dapat dipakai lagi. Namun, hasilnya mungkin hanya sementara dan sebentar. Menjemur baterai di bawah terik matahari pengaruhnya memang sementara karena hanya mengeringkan karbon yang mulai lembab.
Namun, di masa depan, menjemur di terik matahari mungkin memang cara isi ulang bagi baterai. Sebuah tim ilmuwan membuat purwarupa baterai yang dayanya dapat diisi ulang dengan sinar matahari. Inovator di balik teknologi ini, Yung-Hsaing Chang, Ming-Shien Lin, dan Chang-Ting Lu, menyebut konsep mereka "Light Catcher". Saat ini mereka telah siap dengan purwarupanya.
Baterai "Light Catcher" merupakan baterai fotoelektronik yang dibangun dari sel surya antireflektif yang menyerap energi dari sinar matahari. Sel dilindungi oleh bungkus transparan agar sinar matahari bisa masuk. "Jadi kalau dayanya habis, tinggalkan saja di bawah sinar matahari yang indah," demikian penjelasan dalam sebuah artikel di Yanko Design.
Purwarupa baterai tersedia dalam ukuran AA dan AAA. Keduanya sudah dapat digunakan pada sebagian besar alat elektronik. Baterai ini juga bisa memberikan tenaga listrik pada alat elektronik lewat steker 3,5 mm.
Pembuatan baterai ini membuktikan bahwa teknologi tenaga surya tidak harus menggunakan panel besar seperti yang terpasang di atap-atap rumah atau tempat industri. Teknologi yang lebih maju saat ini membuat teknologi tenaga surya bisa diperkecil dan digunakan pada berbagai produk rumah tangga.
Baterai ini pun sebetulnya bukan produk kecil pertama yang menggunakan tenaga surya. Tahun lalu, Sanyo mendapat penghargaan IF Design dalam acara konferensi teknologi CeBIT karena berhasil mengembangkan lampu dan pengisi daya USB tenaga surya. Light Catcher ini pun merupakan salah satu entri dalam penghargaan IF Design.
Meskipun demikian, produk bertenaga surya berukuran kecil masih belum dapat memenuhi kebutuhan alat-alat portabel haus energi, seperti laptop dan ponsel pintar. Namun, inovasi-inovasi teknologi belakangan ini cukup menjanjikan.

Sumber: Tekno Kompas

Luncurkan 29 robot


WASHINGTON, KOMPAS.com — Kompetisi robot penjelajah Bulan, Google Lunar X-Prize segera dimulai. Sebanyak 29 robot dari 17 negara telah terpilih sebagai finalis dan akan segera dikirim ke permukaan Bulan untuk memperebutkan hadiah 30 juta dollar AS dari Google.
"Perlombaan ke Bulan dimulai secara resmi," kata Peter Diamandis, Kepala Eksekutif X-Prize Foundation, seperti dilansir situs web BBC. Lomba tersebut diharapkan dapat mendorong pengembangan robot penjelajah dengan biaya murah.
Proses seleksi telah dimulai sejak lomba diumumkan tahun 2007 dan ditargetkan dapat menghasilkan pemenang tahun 2015. Robot pertama yang berhasil mendarat ke Bulan dan mengirim video ke Bumi selama bergerak 500 meter di permukaan Bulan akan keluar menjadi pemenang.
Peserta lomba ini berasal dari bermacam latar belakang, mulai dari perorangan, organisasi nonprofit, universitas, hingga kalangan industri. Beberapa tim telah menggandeng penyedia roket peluncuran ke Bulan untuk mengirimkan robotnya. Tentu kerja sama tersebut tidak dilakukan dengan inisiatif sendiri, melainkan atas dukungan penyelenggara.
Misalnya Astrobotic Technology dari Carnegie Mellon University yang telah menandatangani kontrak dengan SpaceX untuk menggunakan roket Falcon X. Tim gabungan Rusia dan India serta tim China juga akan mengirimkan sebuah roket bersama pada tahun 2013.
"Penemuan paling sukses dan revolusioner sering muncul dari tim yang kecil, tetapi berjiwa entrepreneur," ujar Tiffany Montague, pejabat Google Space Initiative. Nah, tim mana yang akan keluar sebagai pemenang? Ikuti saja perkembangannya.

Sumber: Tekno Kompas

Mega Bazaar Komputer

KOMPAS.com — Mega Bazaar Computer 2011 dimulai pada Rabu (9/3/2011) serentak di 6 kota besar, yakni Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Yogyakarta, dan Makassar. Pameran ini akan diselenggarakan hingga tanggal 13 Maret 2011.
Dyandra Promosindo selaku penyelenggara menargetkan transaksi tahun ini bisa mencapai 3 kali lipat dari transaksi pada tahun sebelumnya. "Kami berharap penyelenggaraan tahun ini bisa mendatangkan 200.000 pengunjung dengan target transaksi Rp 600 miliar," kata Bambang Setiawan, GM IT Division Dyandra Promosindo.
Tahun 2010, Mega Bazaar Computer (MBC) berhasil mendatangkan lebih dari 187.000 pengunjung dengan transaksi mencapai Rp 178 miliar. MBC tahun ini adalah pameran kali ke-17. Bambang mengatakan, pameran kali ini menggandeng produk IT terkemuka, antara lain Acer, Apple, Asus, Axioo, BenQ, Toshiba, Sony, Zyrex, Fujitsu, dan Lenovo. Ada pula produsen lain, seperti Canon, HP, Dell, D-Link, dan Axis.
Terdapat beragam promo dan program serta hadiah utama mobil Daihatsu Xenia. Bersamaan dengan MBC 2011, digelar juga FOCUS 2011 di waktu dan tempat yang sama. Direktur Debindo Mitra Dyantama Effi Setiabudi mengatakan, "Kami melihat bahwa penggemar fotografi biasanya juga tertarik dengan perkembangan produk IT. Oleh karena itu, kami mengakomodasi kebutuhan tersebut dengan pameran FOCUS 2011 yang berlangsung di tempat dan waktu yang sama."
Pameran bisa dikunjungi dengan membayar Rp 5.000 pada 9-11 Maret 2011 dan Rp 15.000 pada 12-13 Maret 2011. Tersedia fasilitas WiFi, foodcourt, dan outdoor area untuk memudahkan pengunjung. Di Jakarta, pameran bisa dikunjungi di Jakarta Convention Center. Di kota lain, pameran bisa dikunjungi di Graha Manggala Siliwangi Bandung, Java Mall dan DP Mall Semarang, Jogja Expo Center Yogyakarta, Grand City Convex Surabaya, dan Celebes Convention Center Makassar.

Sumber: Tekno Kompas

Tuesday, April 5, 2011

Peluncuran Intel Core


KOMPAS.com - Intel Corporation, Kamis (24/3/2011), memperkenalkan keluarga prosesor generasi kedua Intel Core di Indonesia. Keunggulan keluarga terbaru ini adanya prosesor grafis terintegrasi di dalam chip prosesor serta Intek Quick Sync Video, Intel HD Graphics, dan Intel Wireless Display 2.0. Keistimewaan lain, lebih hemat energi dan harga yang lebih terjangkau.
Lebih dari 5.000 model PC dan notebook produk semua OEM di dunia diharapkan beredar tahun ini. Di Indonesia, vendor lokal dan multinasional hampir semua merek seperti menyatakan ketersediaan produk PC, notebook, dan server berbasis prosesor generasi kedua itu di akhir Maret.
Dibandingkan generasi sebelumnya, kreasi konten meningkat 42 persen lebih cepat dan untuk gaming 50 persen setelah memakai prosesor Intel Core Generasi kedua. Ada sekitar satu miliar transistor di dalam prosesor Intel Core generasi kedua. Jika dibandingkan dengan mobil yang terdiri atas satu miliar suku cadang Toyota zaman sekarang memiliki 30.000 suku cadang perlu waktu 114 tahun bagi pabrik mobil paling produktif untuk merakit menjadi mobil.
Jika dianggap sebagai populasi suatu negara, prosesor Intel Core generasi kedua bakal menjadi negara nomor dua dengan jumlah populasi tertinggi di dunia. Saat ini, transistor Intel Core generasi kedua adalah 995 juta. Jika itu jumlah populasi, artinya Intel hanya kalah dari China dan unggul dari India,
Generasi kedua ini memiliki 540 juta transistor lebih dari jumlah seluruh mobil gabungan di Uni Eropa, Amerika Serikat, dan Asia Pasifik yang terdaftar.
Jadi, semua keistimewaan itu berarti memperbaiki pemakaian PC secara dramatis dengan penggunaan energi yang lebih baik dan lebih efisien serta memperpanjang usia baterai.
"Generasi kedua Intel Core merupakan lompatan teknologi karena prosesor grafis terintegrasi di dalam chip prosesor memungkinkan kinerja visual yang lebih pintar dan adaptif," kata Santosh Viswanathan, Chief Representatif Intel Indonesia Corporation di Senayan, Jakarta.
Indonesia merupakan salah satu pasar potensial karena adanya kebangkitan industri kreatif, peningkatan penghargaan dan minat publik menciptakan atau menikmati konten.
"Indonesia memberikan kontribusi bagi kesuksesan Intel," kata Debjani Ghosh, Director Intel South East Asia. Ia mengatakan Intel Core generasi kedua baru diluncurkan di Indonesia karena pihaknya ingin memastikan semua produk yang menggunkannya telah tersedia di pasar.
Sumber: Tekno Kompas