Showing posts with label Gadget. Show all posts
Showing posts with label Gadget. Show all posts

Monday, April 4, 2011

Rela Tiga Jam Antre demi Sebuah Ponsel


KOMPAS.com — Diskon 50 persen ponsel buatan Nexian yang diadakan pada Senin (28/3/2011) di Grand Seluler Expo, Mal Taman Anggrek, Jakarat Barat, tak urung memicu antrean panjang. Meski pameran baru dibuka pukul 10.00, antrean sudah ada hingga pukul 09.00 pagi tadi. Bahkan, sampai petang, antrean masih terlihat panjang.
Pembeli bisa mendapatkan diskon untuk ponsel Princess, Lady, Phe, dan Diva. Diskon hanya bisa didapatkan bila pembelian dilakukan menggunakan kartu kredit Bank Mega dan satu pembeli hanya berhak satu unit.
Sejumlah pembeli rela antre berjam-jam untuk dapat ponsel murah tersebut. Yesi dari Tanah Abang, misalnya, mengatakan, "Saya sudah antre 3 jam ini."
Sumber: Tekno Kompas
Demikian pula Vino dari Ciputat. Hingga pukul 17.00 sore, ia mengatakan bahwa antrean masih cukup panjang. Sementara itu, salah seorang pembeli bernama Hadi mengatakan, "Saya sudah antre dari pukul 14.30 tadi."
Lina juga mengatakan hal yang sama. "Sampai dapat teman di sini," kelakarnya.
Keempat tipe ponsel tersebut dijual dengan diskon 50 persen dari harga normal dan hal itu berlaku hingga mal tutup hari ini. Yang paling laris adalah tipe Princess, ponsel layar sentuh dari Nexian yang memiliki harga normal Rp 899.000.
Program diskon rencananya akan berlangsung hingga seminggu mendatang. Tiap hari tipe ponsel yang didiskon berbeda.
Ian, PIC Logistik Nexian, mengatakan, "(Produk) yang besok masih rahasia. Biar orang datang."
Bocoran dari seorang SPG Nexian, besok jenis ponsel yang akan didiskon adalah Nexian Superstar. Ponsel berharga normal Rp 499.000 itu akan didiskon 60 persen dengan pembelian menggunakan kartu kredit BRI.

Tablet dan "Smartphone" Lenovo Pasti Masuk Indonesia



KOMPAS.com — Tidak hanya akan mendistribusikan produk ponsel kelas low end atau menengah ke bawah, Lenovo Mobile juga berjanji membawa masuk smartphone dan tablet ke Indonesia. Smartphone dengan sebutan LePhone dan tablet LePad bakal masuk tahun ini juga.
"Mengenai LePhone, kami berharap produk itu bisa dirilis pada kuartal kedua," kata Jimmy Lamo, Presiden Direktur PT Global Selular Network (GSN), Kamis (31/3/2011). GSN merupakan distributor tunggal produk-produk Lenovo Mobile di Indonesia. Untuk tablet, ia berjanji bahwa produk tersebut akan hadir sebelum akhir tahun.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga memamerkan LePhone yang menggunakan sistem operasi Android. LePhone hadir dengan layar sentuh 3,7 inci, balutan logam dengan bentuk lonjong di bagian sisi atas dan bawah. Produk ini sudah keluar di China sejak tahun lalu.
Adapun LePad merupakan tablet berlayar 10,1 inci yang menggunakan sistem operasi Android Froyo. LePad juga mendukung hybrid yang dapat menampilkan sistem operasi Windows saat digabungkan dengan docking dan keyboard khusus U1. LePad baru saja dirilis di China beberapa hari yang lalu.
"Kami akan fokus di pasar Indonesia yang memiliki populasi terbanyak di Asia Tenggara," kata Ling Qi, General Manager Overseas Department Lenovo Group.
Sumber: Tekno Kompas

Lenovo Serius Masuk Pasar Ponsel di Indonesia

KOMPAS.com - Lenovo kian giat melakukan ekspansi di Indonesia. Kali ini, perusahaan yang dikenal sebagai produsen notebook itu pun masuk ke pasar ponsel. Tidak tanggung-tanggung, Lenovo Mobile langsung meluncurkan empat tipe ponsel.

Produk-produk tersebut masing-masing Lenovo E156 dengan harga Rp 249.000, Lenovo A125 dengan harga Rp 449.000, Lenovo Q320 dengan harga Rp 569.000, dan Lenovo Q350 dengan harga 699.000. Di Indonesia, produk lenovo Mobile akan disistribusikan secara eksklusif oleh PT Global Selular Network.
Charles Sigarlaki, Sales & Marketing Director PT Global Selular Network, menargetkan pada akhir tahun 2011, Lenovo dapat menjual 300.000 unit telepon seluler ini. "Saat ini, kami sudah mendistribusikan sebanyak 100.000 ponsel melalui jalur Axis," ujar Charles, Kamis (31/3/2011).
Charles optimistis target penjualan ini dapat tercapai. Sejumlah strategi pun sudah dipersiapkan. Di antaranya, Lenovo mengandeng operator telepon seluler ternama di tanah air, yakni Axis dan Telkomsel. "Sejak Februai lalu, kami sudah bekerja sama dengan Axis dan pada Awal April ini kami mulai berjasama dengan Telkomsel," imbuh Charles.
Selain itu, Lenovo juga akan memasarkan ponselnya ini ke seluruh Indonesia yang dimulai dari Jawa, Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi. Lenovo juga tetap memanfaatkan jalur penjualan tradisional yang diperkirakan bisa menyalurkan sekitar 70 persen hingga 75 persen penjualan mereka. "Kami menganggarkan dana sebesar 2 juta dollar AS untuk biaya promosi selama satu tahun," terang Charles.
Lenovo Mobile pertama sekali diluncurkan di China, menyusul Taiwan dan Vietnam kemudian Indonesia. Menurut Ling Qi, General Manager Overseas Dept dari Lenovo Group, saat ini Lenovo Mobile menduduki peringkat ketiga pasar ponsel di China. "Sekarang kami siap memasuki pasar global," ujar Ling. Indonesia menjadi salah satu pasar Lenovo yang strategis karena memiliki populasi penduduk terbesar di Asia Tenggara.


Sumber: Tekno Kompas

Ponsel "Semiliar Umat" Ambisi Nokia

KOMPAS.com - Di awal tahun 2000, Nokia sering mendapat julukan ponsel sejuta umat karena paling banyak digunakan orang. Harga yang bersaing dan fitur yang user friendly atau mudah digunakan menjadi salah satu alasan orang suka menggunakan Nokia. Seiring berjalannya waktu, para pesaingnya pun makin kompetitif dengan inovasi produk yang tak kalah bagus dan harga yang bersaing. Pangsa pasar Nokia pun terus tergerus.
Meski masih di puncak produsen ponsel terbesar di dunia, Nokia terus mendapat tekanan. Nokia pun mengevaluasi strategi untuk tetap bertahan menjadi pemimpin pasar. Kerja sama strategis dengan Microsoft untuk menciptakan ekosistem yang bersaing di ranah smartphone hanya salah satu usaha. Namun, itu saja tak cukup. Nokia tetap fokus juga ke ponsel-ponsel murah meriah demi menggaet basis volume pengguna yang besar.
Sepuluh tahun yang lalu, ponsel mungkin menjadi alat komunikasi baru yang menghubungkan teman, saudara, dan kolega lebih mudah. Kini dan di masa mendatang saat komunikasi data makin berkembang, ponsel menjadi alat yang membantu setiap orang mengakses informasi di internet. Nokia menyebut ponsel buatannya untuk menghubungkan satu miliar orang berikutnya ke internet.

Tiga Fokus Strategi
Kompas.com berkesempatan mewawancarai Mary McDowell, Executive Vice President Mobile Phones Nokia, salah satu pejabat tinggi di Nokia yang langsung mempertanggungjawabkan pekerjaannya kepada CEO Nokia Stephen Elop. Mary secara khusus datang ke Indonesia untuk melihat langsung bagaimana perkembangan pasar ponsel di Tanah Air. Dalam kesempatan tersebut, Mary memaparkan strategi Nokia untuk menggaet konsumen.
"Mungkin Anda sudah tahu pengumuman pada 11 Februari (2011) tentang perubahan strategi yang dilakukan Nokia. Kami punya tiga fokus strategi untuk mengembangkan bagaimana cara menghasilkan produk terbaik bagi konsumen. Tujuan kami menciptakan produk yang menarik, layanan terbaik, dan membuat konsumen senang," ujar Mary membuka pembicaraan di Iris Room, Hotel Mulia, Jakarta, Kamis (31/3/2011) sore.
Ia mengatakan, ada tiga pilar dalam strategi yang kini dijalankan Nokia. Pertama, adalah strategi yang telah mendapat perhatian banyak orang yakni mengenai strategi smartphone. Nokia menggandeng kerja sama dengan Microsoft untuk mengembangkan platform Windows Phone di kelas smartphone dan juga berkolaborasi membangun ekosistem.
Strategi kedua, lanjut Mary, adalah bagaimana Nokia menyediakan alat bagi satu miliar orang berikutnya untuk bisa mengakses internet. Hal tersebut dinilainya menjadi area tanggung jawab Nokia saat ini.
Pilar ketiga adalah strategi menyiapkan teknologi masa depan (disruption technology). Ia hanya mengatakan, pengembangan strategi ketiga akan dilakukan tim yang langdun dipimpin ahlinya. Namun, ia masih enggan mengungkapkan seperti apa strategi ketiga akan dilakukan. Namun, ia mengatakan pengembangan MeeGo, platform bersama kolaborasi Intel dan Nokia akan dilakukan sebagai bagian strategi ketiga ini.
Sumber: Tekno Kompas

Model Princess Paling Laku

KOMPAS.com - Nexian menggelar diskon 50 persen dengan kartu kredit Bank Mega di acara Grand Seluler Expo 2011 di Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat. Tipe ponsel yang dijual dengan harga diskon hari ini adalah Diva, Lady, Phe, dan Princess.

Dari sejumlah tipe itu, ternyata Princess yang berharga normal Rp 899 ribu paling diminati. "Ini Princess paling laku. Lebih dari yang lain," kata Ian, PIC Logistik yang in charge pada pameran, Senin (28/3/2011). Ia mengatakan hasil penjualan sampai petang tadi mencapai 200 unit untuk semua model dan pihaknya menyediakan 2.000 unit ponsel.
Princess adalah produk Nexian yang memiliki fasilitas dual GSM, kamera 2 megapiksel, GPRS/EDGE, WiFi, dan touch screen. Membelinya berarti juga mendapatkan memori eksternal gratis dengan kapasitas 1GB.
Baik Princess, Lady, Phe maupun Diva sepintas secara desain diperuntukkan bagi perempuan. Princess misalnya, berwarna putih dengan wallpaper warna lembut sehingga tampak sangat feminin.
Yang lucu, ternyata bukan perempuan yang paling banyak antre untuk mendapatkan Princess, tapi justru para lelaki. Mayoritas dari mereka hendak membelikan atau menggantikan pasangan yang tak mau antre.
Vino misalnya, mengatakan, "Saya nih antre dari jam 3 kurang (15.00). Sengaja nih ke sini buat beliin tuh, pacar. Padahal rumah di Ciputat." Begitu pula Firman dan Arman yang sengaja memebeli untuk pasangannya masing-masing.
Di ajang diskon ini, masing-masing pengantre hanya diperbolehkan membeli satu unit saja. Diskon untuk keempat tipe di atas akan berlangsung hari ini saja hingga mal Taman Anggrek tutup.

Sumber: Tekno Kompas