Monday, March 28, 2011

Satu Dekade Mac OS X "Mengaum"

KOMPAS.com - Tanpa peringatan khusus, sistem operasi Mac OS X buatan Apple yang dikenal punya kemampuan grafis sangat baik telah berusia satu dekade. Debutnya secara formal baru dilakukan pada 24 Maret 2001 dan sejak saat itu telah keluar beberapa versi dengan nama kode yang khas yakni bermacam jenis kucing besar.
Dalam sepuluh tahun sudah tujuh versi dirilis dan satu direncanakan akhir tahun ini. Masing-masing Cheetah, Puma, Jaguar, Panther, Tiger, leopard, Snow leopard, dan akan segera menyusul Lion. Awalnya nama kode tersebut hanya digunakan untuk kepentingan internal, namun justru menjadi sebutan yang akrab bagi para pecinta Mac.
Mac OS X sendiri sebenarnya sudah mulai dikembangkan sejak tahun 1994 dengan proyek Copland di Apple. Kemudian platform tersebut disatukan dalam Apple Rhapsody developer Release setelah Apple mengakuisis penuh NeXT yang diriikan Steve Jobs pada 1996. Rhapsody berkembang menjadi Mac OS X Server (Hera) pada 1999. Versi publik beta dengan nama Kodiak keluar 30 September 2002 dan enam bulan kemudian baru dirilis versi pertama untuk publik.
Berikut perjalanan Mac OS X dari waktu ke waktu.

Sumber: Tekno Kompas

Bleach: Dark Souls Review

We had a lot of good things to day about the first Bleach game on DS, and guess what; we've got a lot more to say about its sequel. Bleach: Dark Souls - also known as Bleach 2nd - is a sequel to developer Treasure's anime fighter from October of 2007. The bittersweet side of it is that while some people out there still might be enjoying the original DS game from last year, Japan actually had Bleach 2nd eight months before we saw even that US release. That means we're now over a year and a half late to the party with Bleach: Dark Souls; a common issue with import games. Still, if it's new to you, Bleach: Dark Souls is once again one heck of a fighter on DS.

It seems like the bar raises on DS on a month-by-month basis, as new games and concepts come along that are unique and inviting, while the tech side of the system is pushed with better and better 3D visuals, 2D styles, and impressive presentation. Bleach: Dark Souls though, breaks that rule, since as we mentioned, it's now over a year and a half old since the last pixel was placed, or the last line of code was written, and it still feels like its performing at the top of its game. Just like with the previous Bleach title, Treasure (known for Sin & Punishment on N64, and Gunstar Heroes on SEGA) has pushed the system's 2D power to the max, utilizing a 3D camera for cinematic zooms, thousands of frames of animations across all the fighters, and some effects animations that challenge anything else on the system. New improvements can be seen from the original as well, with gigantic Bankai attacks showing off even more impressive visuals, better sprite designs (sometimes overhauled for existing characters), and of course the newly-added 17 characters, which bring a lot more to the table in every facet of the game.
Sumber:  IGN

Game Point Blank Lagi Naik Daun

KOMPAS.com - Beberapa pemuda nampak serius di depan puluhan Personal Computer (PC) sambil menggerak-gerakan mousenya. Namun, disela keseriusannya tersebut, tak jarang mereka berteriak dan bersahutan satu sama lainnya, "Ayo... Ayo.. Serang!!"
Mereka adalah peserta turnamen game online 'Point Blank Competition"' dalam acara "HotGame Ville" yang diselenggarakan oleh Majalah HotGame di Ground Floor Gandaria City, Jakarta, 25-27 Maret 2011.
Dalam kegiatan tersebut, Point Blank Competition menjadi salah acara yang menarik minat banyak para gamers. Seperti yang dikatakan salah satu peserta Zacky (24), Point Blank saat ini masih menjadi pilihan utama bagi para Massively Multiplayer Online First Person Shooter (MMOFPS) gamers di Indonesia.
Ia menuturkan, permainan tersebut menjadi menarik, karena membutuhkan kerja sama tim yang baik. "Dalam permainan ini, ada dua hal yang membuat menjadi menarik, yaitu kerja sama tim, dan keseriusan tingkat tinggi dalam permainannya," ujarnya ketika ditemui Kompas.com, Minggu (27/3/2011) kemarin.
Zacky yang berangkat sejak pukul 09.00 WIB bersama lima rekannya tersebut, mengaku telah menghabiskan jutaan rupiah demi menyalurkan hobinya tersebut. "Wah, persisnya saya lupa, sekitar Rp 5 jutaan lah mas saya udah habiskan untuk game ini," paparnya.
Hal senada dituturkan oleh Ricy (28). Dalam tiga tahun terakhir ia sudah menjadi maniak game berbasis First Person Shooter (FPS) tersebut. Menurutnya, saat ini Point Blank telah berhasil menggusur game berbasis FPS lainnya, seperti Counter Strike, Cross Fire, War Rock, Wolf Team, dll.
"Karena Point Blank ini merupakan pelopor game berbasis FPS di Indonesia, jadi saya rasa sulit bagi game-game dengan basis yang sama menandinginya," pungkasnya.

Sumber: Tekno kompas